header2

Fakultas Pertanian Unisda

Kamis, 26 Maret 2015

Burung Hantu, Sebagai Pengendali Hama Tikus

Burung Hantu: Musuh Alami Untuk Menekan Populasi Hama Tikus.

Populasi tikus yang terus meningkat menjadi sebuah ancaman yang harus mulai dipertimbangkan oleh petani. Meningkatnya populasi tikus yang semakin tak terkendali, adalah karena semakin berkurangnya jumlah pemangsa tikus di alam. Ular misalnya, populasi ular saat ini sudah sangat berkurang yang diakibatkan oleh ulah manusia sendiri. 

Para petani masih memilih cara yang dianggap mereka lebih praktis untuk menekan populasi tikus yang telah merugikan banyak petani. Penggunaan racun tikus dan obat-obatan kimiawi lainnya, masih menjadi pilihan utama bagi para petani. Padahal dengan penggunaan racun tikus dan obat-obatan ini justru akan berdampak pada pencemaran lingkungan sekitarnya.

Selama ini penggunaan racun tikus dan obat-obatan kimiawi masih dianggap belum efektif untuk membasmi hama tikus. Petani beranggapan bahwa tikus adalah hewan yang cerdik, karena itu tikus mampu belajar dari pengalaman atau belajar dari apa yang dialami temannya. Dan jika penggunaan racun tikus dan obat-obatan kimiawi dilakukan dalam jumlah yang besar oleh petani, maka dampak yang ditimbulkan justru akan merugikan petani sendiri. Karena tercemarnya lingkungan di sekitarnya.
Saat ini di beberapa daerah sudah dimulai sebuah inisiasi pengendalian hama tikus menggunakan predator alami burung hantu. Burung hantu menjadi pilihan karena kemampuannya untuk memangsa tikus dalam jumlah yang banyak. Selain itu, penggunaan burung hantu juga dianggap lebih efisien daripada menggunakan racun tikus dan obat-obatan kimiawi yang diproduksi pabrik. Karena burung hantu akan hidup dan berkembangbiak secara alami tanpa harus ada pemeliharaan yang khusus dari petani.
Burung hantu yang paling banyak dimanfaatkan petani sebagai pemangsa tikus alami adalah jenis Tyto Alba. Burung hantu yang memiliki sifat beraktivitas dan mencari makan di malam hari, atau disebut sebagai hewan nocturnal. Memiliki kemampan untuk memangsa tikus hingga lima ekor dalam semalam, bahkan bisa lebih. Ketika populasi tikus di sekitarnya banyak, burung hantu akan banyak membunuh tikus walaupun tidak akan dimakan semuanya, hanya mematikan tikus saja.
Sebagai hewan yang beraktivitas pada malam hari, burung hantu memiliki kemampuan mendengar suara tikus hingga jarak 500 meter lebih. Karena itu burung hantu tetap efisien digunakan sebagai predator alami tikus, walaupun berada pada lahan/sawah yang luas sekali pun. Hanya saja untuk memanfaatkan burung hantu, petani harus menyediakan atau membuatkan sarang buatan untuk burung hantu. Karena burung hantu tidak membuat sarangnya sendiri, burung hantu lebih sering menggunakan sarang-sarang burung lain yang sudah ditinggalkan. (nick)

Sabtu, 07 September 2013

SUSUNAN PENGURUS BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ISLAM DARUL ULUM LAMONGAN PERIODE 2013 – 2014



SUSUNAN PENGURUS
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS ISLAM DARUL ULUM LAMONGAN
PERIODE 2013 – 2014



PELINDUNG                         : REKTOR UNISDA LAMONGAN

PEMBINA                              : M. IMAM AMINUDDIN, S.P.,M.P. (DEKAN FAPERTA)
                                                  ALIMIN, S.P.,M.Si. (WAKIL DEKAN FAPERTA)
                                                  MARIYATUL QIBTI’AH, S.P.      (KAJUR FAPERTA)

BADAN PENGURUS HARIAN

KETUA UMUM                    : WAHYU WIBOWO                  (SEMESTER V/11200352)
SEKRETARIS UMUM         : NUR KARIM                             (SEMESTER V/11200348)
SEKRETARIS I                     : MELINDA RIZA RISKY         (SEMESTER V/11200347)
BENDAHARA UMUM        : NAILIR ROHMAH                   (SEMESTER V/)

DEPARTEMEN – DEPARTEMEN

·         DEPARTEMEN PENALARAN DAN PENGKADERAN
Ø  FAJAR DWI ARIYANTO (SEMESTER V)
Ø  NAZARUDIN PARIS.L (SEMESTER III)
Ø  CANDRA MALYOGA (SEMESTER V)
Ø  FARIDATUL ULUM (SEMESTER V)
Ø  M.NAZARUDIN (SEMESTER V)

·         DEPARTEMEN PENGEMBANGAN KEILMUAN
Ø  M.MAHBUB JUNAIDI (SEMESTER V)
Ø  ISA ANSORI (SEMESTER V)
Ø  FUNI RAMADANI (SEMESTER III)
Ø  NIRINDRA (SEMESTER III)


·         DEPARTEMEN MINAT DAN BAKAT
Ø  PUJI HARJO (SEMESTER V)
Ø  SAIPULLAH(SEMESTER V)
Ø  M. EFENDI (SEMESTER  III)
Ø  AFRIS FERI BAYU KRISNA (SEMESTER III)
Ø  ZON BEBY SAIPUL (SEMESTER V)


·         DEPARTEMEN PENGABDIAN MASYARAKAT
Ø  RAMADHAN (SEMESTER V)
Ø  AHMAD SAHRI (SEMESTER V)
Ø  MASRUR MUZADI (SEMESTER V)
Ø  ARI BUDIANTO (SEMESTER III)
Ø  UBAIDLAH.F ( SEMESTER V)


profil bem faperta



PROFIL BEM FAPERTA
Universitas Islam Darul’ulum Lamongan
periode 2013/2014
KABINET MENUJU KEJAYAAN



Visi
THE HOPES:
faperta itu indonesia
Misi
1.      Always listening always understanding
Memberikan kontribusi optimal dalam meningkatkan kesejahteraan
(intelektual ) mahasiswa peranian
2. My signature
Meningkatkan jiwa pertanian melalui kegiatan penalaran, keilmuan
, pelatihan dan organisasi
3. Ride the wind of change
Meningkatkan budaya korporasi yang mengutamakan profesionalitas kerja
dan kepercayaan
4. One heart
Mengkoordinasikan seluruh lembaga di
BEM FAPERTA dengan membangun iklim solidaritas dan kerja sama
5. Your journey, our passion
Memberikan pendampingan kepada
sahabat Bem Faperta sehingga lebih berkualitas dan meningkatkan eksistensi ke dalam maupun ke luar.



DESKRIPSI DEPARTEMEN

1. KOMINFO
Departemen yang berperan mewujudkan peran media komunikasi dan informasi yang ideal dan bertanggung jawab melalui publikasi secara optimal. Memberikan apresiasi terhadap mahasiswa dan semua pihak atas partisipasi atau prestasi yang terwujud di kalangan Bem Faperta Unisda Lamongan

2. PSDO (Pengembangan Sumber Daya Organisasi)
Departemen yang mengelola organisasi sesuai dengan visi dan misi Bem Faperta Unisda Lamongan Mewujudkan dan menjaga optimalisasi kinerja lembaga Bem Faperta Unisda Lamongan Meningkatkan kapasitas anggota Bem Faperta Unisda Lamongan dalam rangka optimalisasi kinerja lembaga. Menciptakan kenyamanan dalam organisasi setiap anggota dalam rangka optimalisasi kinerja lembaga.

3. PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia)
Departemen dengan fokus kerja kaderisasi dan membentuk sistem pola pembinaan yang mapan dan sesuai guna peningkatan kapasitasn dan kualitas sumber daya manusia di Fakultas Pertanian baik anggota BEM maupun sahabat Faperta. Meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa melalui program kerja yang dicanangkan secara tersistem.

4. MIBA (Minat & Bakat)
Departemen yang bertugas mewujudkan eksistensi Bem Faperta Unisda Lamongansecara kultural, baik di internal maupun eksternal kampus, melalui kerjasama dengan perhimpunan di Bem Faperta Unisda Lamongan Meningkatkan eksistensi perhimpunan dalam terciptanya optimalisasi berbagai aktivitas berdasarkan minat dan bakat yang berkembang di kalangan mahasiswa  Faperta Unisda Lamongan.


5. KESMA (Kesejahteraan Mahasiswa)

Departemen yang mengemban amanah menjalankan fungsi pelayanan lembaga BEM kepada warga Bem Faperta Unisda Lamongan Menjalankan fungsi tanggung jawab sosial terhadap kesejahteraan mahasiswa Faperta Unisda Lamongan melalui kerjasama dengan pihak Wakil Dekan I dan Sub Bidang Kemahasiswaan Fakultas Pertanian Unpad.

6. DEPTAN (Departemen Pertanian)
Departemen yang berfungsi menciptakan kreativitas dan intelektualitas mahasiswa dalam kelimuan pertanian untuk mewujudkan eksistensi Bem Faperta Unisda Lamongansecara akademik dan penalaran keprofesian Faperta Unisda Lamongan melalui kerja sama dengan himpunan keprofesian Bem Faperta Unisda Lamongan Mewujudkan iklim kelimiahan melalui optimalisasi penelitian dan pengembangan kelimuan pertanian.

7. KP (Kajian Publik)
Departemen yang berfungsi meningkatkan eksistensi Bem Faperta Unisda Lamonganmelalui kegiatan kajian terhadap isu atau fenomena yang terjadi di kampus dan masyarakat. Menumbuhkan karakter kritis dan politis serta intelektualitas mahasiswa  Faperta Unisda Lamongan

8. NC
Departemen yang membangun integrasi yang sinergis dan harmonis dengan seluruh lembaga yang ada di Bem Faperta Unisda Lamongan Meningkatkan dan menjaga koordinasi dengan seluruh pihak yang ada di Faperta Unisda Lamongan melalui pola hubungan kekeluargaan. Menjalin integrasi yang sinergis dan harmonis dengan lembaga atau pihak di tataran eksternal Faperta Unisda Lamongan, seperti universitas,
regional, dan nasional. Mewujudkan eksistensi Bem Faperta Unisda Lamongandan bargaining position melalui pembuatan dan penguatan jejaring kemitraan, serta menjaga kerjasama dengan pihak eksternal lembaga, seperti alumni, perusahaan, dan institusi.


9. PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Departemen yang bekerja melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan melakukan tanggung jawab sosial KMFP (Keluarga Mahasiswa Fakutas Pertanian) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mewujudkan eksistensi BEM Faperta Unisda Lamongan, baik internal maupun eksternal kampus Unisda Lamongan , secara sosial bersama masyarakat. Memfasilitasi pengembangan sumber daya lokal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kampus UNISDA. Mewujudkan iklim pengabdian Bem Fakultas Pertanian dengan berperan aktif, tanggap, dan sigap dalam mengatasi persoalan yang terjadi di masyarakat.

10.ART
Departemen yang mengurus surat meyurat berhubungan dengan kegiatan dan perizinan serta anggaran rumah tangga lain.
11. KEUANGAN
Departemen dengan ranah kerja mengelola keuangan lembaga Bem Faperta Unisda Lamongandari mulai perencanaan anggaran, rencana pemasukan keuangan, dan audit keuangan. Mengelola aliran kas keuangan lembaga BEM Bem Faperta Unisda Lamongan Menjaga dan mengawasi keuangan BEM Bem Faperta Unisda Lamongan